Rabu, 04 Juni 2014

Sound editing merupakan proses yang membutuhkan baik keahlian dan insting.Saat ini, kebanyakan sound editing dilakukan menggunakan software tertentu secaradigital. Namun tidak harus selalu seperti itu. Magnetic tape dan tape recorders ditemukanpertama pada akhir 1940. Recording dan editing dengan menggunakan magnetic tapedilakukan hingga pertengahan 1990 saat komputer dan software digital merevolusi prosessound editing.Proses editing pelan, membosankan, dan terkadang tidak stabil. Untuk mengeditsuara dengan magnetic tape, user harus menemukan titik pada tape dimana sambungandiperlukan, kemudian letakkan tape pada sebuah “editing block” yang menyediakansebuah sambungan pre-cut pada sudut 45 derajat, tempatkan tape pada block, gunakanmata pisau untuk memotong tape pada sudut celah 45 derajat, dan kemudian gabungkanmagnetic tape kembali secara fisik dengan editing tape yang dirancang khusus.Bila sambungan kacau, proses harus diulang dari awal lagi, menggunakan editingtape untuk menjadikan magnetic tap ekembali seperti semula dan mencoba lagi. Pekerjaanini membosankan dan terkadang membuat frustasi. User tidak memiliki recorder soundvisual sebagai petunjuk. Segala dikerjakan dengan pendengaran.Saat ini, komputer dapat menggunakan software yang sehebat magnetic tape
Reaksi:

0 komentar :

Poskan Komentar