Rabu, 04 Juni 2014


Berbicara mengenai bentuk media, disini media memiliki bentuk yang bervariasi sebagaiman dikemukakan oleh tokoh pendidikan, baik dari segi penggunaan, sifat bendanya, pengalaman belajar siswa, dan daya jangkauannya, maupun dilihat dari segi bentuk dan jenisnya.




Dalam pembahasan ini akan dipaparkan sebagian dari bentuk media audio visual yang dapat diklasifikasikan menjadi delapan kelas yaitu:

Media audio visual gerak contoh, televisi, video tape, film dan media audio pada umumnaya seperti kaset program, piringan, dan sebagainya.
Media audio visual diam contoh, filmastip bersuara, slide bersuara, komik dengan suara.
Media audio semi gerak contoh, telewriter, mose, dan media board.
Media visual gerak contoh, film bisu
Media visual diam contoh microfon, gambar, dan grafis, peta globe, bagan, dan sebagainya
Media seni gerak
Media audio contoh, radio, telepon, tape, disk dan sebagainya
Media cetak contoh, televisi (Soedjarwono, 1997: 175).




Hal tersebut di atas adalah merupakan gambaran media sebagai sumber belajar, memberikan suatu alternatif dalam memilih dan mengguanakan media pengajar sesuai dengan karakteristik siswa. Media sebagai alat bantu mengajar diakui sebagai alat bantu auditif, visual dan audio visual. Ketiga jenis sumber belajar ini tidak sembarangan, tetapi harus disesuaikan dengan rumusan tujuan instruksional dan tentu saja dengan guru itu sendiri.
Reaksi:

0 komentar :

Poskan Komentar